Minggu, 28 Maret 2021

PT PANACO SRIWIJAYA

 Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh... 

Part 1.

Disini saya ingin membagikan cerita tentang pengalaman saya bekerja di Perusahaan atau PT. PANACO SRIWIJAYA dari awal hingga akhir. 


Awalnya saya ditawari kerja oleh teman saya, lalu kakaknya teman saya menyalurkan saya melalui temannya, dan temannya ini memasukan saya kedalam PT. PANACO SRIWIJAYA. 


Singkat cerita, saya dapat pesan Whatsapp jam 11 malam dari Ibu Nuryanti Kasinah, menanyakan ketersediaan saya untuk bekerja diperusahaannya. Fyi, Ibu Nuryanti Kasinah atau akrabnya dipanggi Bu Titi atau Bu Yanti ini merupakan Direktur Utama dari PT. PANACO SRIWIJAYA ( PASRI ) 

Saat itu saya langsung balas bahwa saya bersedia melakukan interview, dan interview akan dilakukan keesokan harinya di Jakarta Selatan tepatnya di kantornya langsung.

Namun saat pagi hari, ternyata hujan angin sangat deras dan kencang dirumah saya. Saya meminta untuk diberikan kelonggaran waktu dalam jadwal interview, lalu diberikan jadwal ulang waktu interview sore hari. 

Siang hari jam 2an saya berangkat dari rumah karena jadwal interview jam 4 sore. 

Namun, sesampainya saya di lokasi, Bu Yanti bilang bahwa ia masih berada di Mabes TNI AU saat itu dan meminta saya untuk datang kembali esok hari, saya pun menjawab kalau esok saya tidak bisa datang karena tidak ada ongkosnya. 

Lalu bu yanti menyuruh saya untuk menunggunya, saya disuruh untuk menunggu dipinggir jalan raya selama kurang lebih 1jam, lalu saya telepon kembali dan bu yanti menyuruh saya untuk pindah dan datang ke McD Pondok Indah dan menunggunya disana. 

Saya menunggu di depan McD pondok indah sampai jam 9 malam. 

Lalu bu yanti datang dan interview berjalan sampai jam 11 malam. 


Kala itu saya pulang ke rumah saya jam setengah 12 malam dan sampai rumah jam 1malam. 

Bu yanti meminta saya untuk datang ke kantor esok harinya setelah interview jam 9. 


Hari pertama bekerja, biasa biasa saja.

Namun ada yang janggal, kenapa hanya ada saya dan OBnya saja dikantor itu, kenapa kantornya selalu digembok dan dirantai dari dalam dan dari luar. 

Saya masih biasa biasa saja kala itu... 

Hingga hari demi hari semuanya makin tak biasa... 

Saat jam istirahat, saya keluar kantor untuk membeli makan siang. Saya beli bakso yang mangkal persis didepan kantor. Saya makan di tempat. 

Lalu Bu Yanti menelepon saya dan marah marah, saya tidak diperbolehkan untuk makan diluar kantor. 

Bahkan tidak diperbolehkan keluar kantor lebih dari 10menit, dan saat hendak keluar kantor. Kantor harus digembok dan dirantai dari dalam jika ada orang dan dari luar jika tidak ada orang dikantor. 

Saya bercerita kepada OB, kenapa saya dimarah marahin padahal hanya makan bakso didepan kantor, persis didepan kantor. 

Sang OB hanya mendengarkan saja tanpa menjawab. 

Setelah itu saya kelantai 3, saya ingin buang air kecil. 

For your info, kantor ini terdiri dari 3 lantai.

Lantai pertama untuk bekerja, dan menerima tamu

Lantai kedua ruang kamar pribadi Direktur Utama dan terdapat kulkas, meja makan, peralatan makan dan minum di depan kamarnya yang bebas digunakan oleh karyawan. 

Serta ada kamar mandi khusus yang hanya boleh di pakai oleh direktur saja. 

Lantai ketiga terdapat gudang, kasur, lemari buffet yang isinya piring piring, kipas angin, dan toilet yang boleh digunakan oleh karyawan dan tamu. 

Singkat cerita saya ke lantai tiga untuk buang air kecil, namun perasaan saya sangat was was saat berada di lantai tiga, perasaan tidak enak dan merinding. 

Tepat di depan tangga lantai tiga terdapat gudang kosong gelap dan dikunci, namun bisa dilihat dari luar karena pintunya dari kaca tembus pandang. 

Setelah buang air kecil, saya turun dan saat ditangga, saya mendengar suara batuk yang sangat kencang didalam kamar bu yanti dengan suara khas dan mirip sekali dengan suara bu yanti. 

Mendengar suara batuk kencang seperti itu, saya bergegas turun ke lantai satu dan bertanya pada OB, " pak, bu yanti sudah kembali? " 

Lalu sang OB menjawab, " belum neng " 

" Lalu diatas dikamar bu yanti siapa yang batuk batuk kencang dan suaranya mirip suara bu yanti? " 

" nggak tau, daritadi nggak ada orang yang datang dan dikantor cuma ada kita berdua saja. " 

Deg. 

Seketika saya dan OB bertatap tatapan dengan pemikiran yang sama.

" Hayoloh... " kata OB tersebut

" ah apasih pak, hehehe " tawa garing dari saya.

" tadi pagi juga saya dengar suara anak kecil lagi buang reak di dalam toilet dilantai 2, pas saya buka toiletnya nggak ada siapa siapa neng, tapi beneran saya nggak salah denger itu emang anak kecil. " 

" Bapak... udah ah saya nggak mau denger, saya masuk ke ruang kerja dulu ya " 

" iya hati hati neng " 


Keesokan harinya, aku datang lebih pagi dan sarapan di warkop dengan mie goreng. 

Saat sedang memesan dan duduk menunggu, bapak bapak penjualnya bertanya dan mengajak saya ngobrol. 

" kamu karyawan baru di haruka ya? " 

" bukan pak, saya baru di panaco " 

" oh panaco, semoga betah ya disana dan hati hati ya " 

" lho kenapa emangnya pak? " 

" didalam sana ada penghuninya " 

" lha iya saya penghuninya kan pak " 

" bukan, ada penunggunya... sosok ibu ibu dan anak kecil. " 

Deg. 

" Demi apa pak? Kemarin saya sama OB digangguin.... saya digangguin sama ibu ibu dan OB digangguin sama anak kecil "

" kamu jangan bengong disana, selalu dzikir dan baca ayat kursi, jangan sampai kosong pikiran kamu. " kata si bapak tersebut

Ternyata benar, didalam gedung kantor ada "penunggu". Padahal aku tidak cerita sama sekali bahwa kemarin aku mengalami sedikit gangguan dikantor. 

________________________________________________

Part 2, akan saya ceritakan tentang betapa tidak manusiawi dan kejamnya direktur tersebut kepada karyawan karyawan dan calon karyawannya. 

Selasa, 05 November 2019

Mentari dan Bintang

Mentari dan Bintang

Behind True Story

(Versi. Bintang)
Part.1

Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh, 

Hai, namaku Anissa Azzahra. Aku keturunan Jawa-Sumatera, aku lahir di Jakarta, dan besar di Bekasi. Aku adalah anak pertama dari lima bersaudara, ini adalah kisahku bertemu dengan seseorang yang dirinya kusebut " Mentari "

" Pertemuan denganmu adalah sebuah pertemuan yang tak pernah ku sangka-sangka sebelumnya, dan dirimu sosok lelaki yang sama sekali tidak ku kenal sebelumnya, berubah menjadi sosok lelaki yang senantiasa ku langitkan namanya di dalam untaian-untaian do'a pada sepertiga malamku " - Bintang -

__________________________________________________

" Nissa, kenapa hari ini kamu nggak masuk? " 
Sebuah notifikasi pesan singkat masuk ke handphone ummiku sore itu. 

Pada saat itu aku sedang sakit dan demam tinggi, maka dari itu aku tidak masuk sekolah dan memilih untuk istirahat di rumah.

" Aku sakit lina, hari ini ada tugas apa saja? " balasku kepada lina teman sekelasku. 

" Selamat ya nissa, kamu terpilih " balas lina atas pesanku yang membuatku terheran-heran membacanya.

" terpilih apa lin? " jawabku singkat, karena aku tidak tau menau sama sekali tentang apa yang lina maksudkan padaku.

" Iya, kamu terpilih dan sudah diumumin tadi dikelas bahwa kamu terpilih mengikuti olimpiade sains nasional tingkat kabupaten untuk mewakili sekolah kita " lina berusaha untuk menjelaskannya padaku.

" Iya? Masa sih lin? Kok bisa akuuu? " 
Aku yang shock dan masih tidak percaya, langsung bangun dari posisi tidurku dan berdiri mencari ummiku 

" Ummi... ummi... kakak terpilih " ujarku dengan keadaan setengah tidak percaya dan senang pada saat itu

" Terpilih? Terpilih apa kak? " jawab ummiku sambil menatapku dengan penuh tanda tanya.

" Iya, kakak terpilih mewakili sekolah dengan teman-teman yang lain untuk mengikuti olimpiade sains nasional tingkat kabupaten mi " ujarku dengan penuh semangat. 

" Alhamdulillah Ya Allah... " ucap ummiku dengan penuh rasa haru dan senang.

" Selamat ya nissa " sebuah notifikasi pesan masuk kembali, kali ini datang dari aisyah teman sekelasku juga.

Kala itu, rasa senang, haru, dan bahagia semuanya tercampur menjadi satu. 

Keesokan harinya, dengan keadaan fisik yang belum sepenuhnya pulih. Ku paksakan hadir dan datang ke sekolah. 

" Selamat ya nissa " 
" Widihh nissa hebat " 
" Semangat ya nissa " 

Ujar teman-temanku sesampainya aku ke dalam kelas. 

__________________________________________________

Bel istirahat pun berbunyi, dan aku beserta anak-anak lainnya yang mewakili sekolah untuk mengikuti lomba olimpiade sains nasional itu di kumpulkan di depan UKS pada saat itu untuk dijelaskan dan diberitahukan bidang apa yang akan kami ambil nantinya dalam perlombaan tersebut. 

Pada saat itu, aku diminta untuk menguasai dan belajar bidang astronomi dan mewakili bidang tersebut. 
Aku yang tidak paham sama sekali tentang astronomi, namun dengan semangat yang membara dan aku yakin bahwa aku mampu dan aku bisa mempelajarinya, akhirnya ku ambil tanpa menolak sedikitpun.

Hari terus berganti, 
Seminggu kemudian saat aku bertanya tentang bidang astronomi dan meminta untuk diajarkan oleh guru fisika ku, ternyata bidangku telah diganti dan dialihkan menjadi kimia.

" Apapun bidangnya, aku pasti mampu untuk mempelajarinya. " ujarku dalam hati pada saat itu.

___________________________________________________

" Nissa, nissa " ujar seorang teman ketika aku melintas di depan masjid sekolah pada saat itu.

" Iya uni? " jawabku singkat.

Uni adalah teman seperjuanganku, ia mewakili perlombaan di bidang fisika. 

Uni datang mendekat padaku dengan seorang lelaki yang sama sekali tidak aku kenali.

" Ini aku mau nanya ke kamu materi ini, kamu tau nggak? " ujarnya to the point.

" Oh, materi ini. Alhamdulillah nissa paham " 

" Oh iya, nissa, kenalin ini Ka Adi. Ka Adi ini juga mewakili bidang fisika bareng sama aku " ujarnya seraya mengenalkan seseorang yang disampingnya sedaritadi.

" Nissa " aku menyebutkan namaku begitu saja, tanpa tersenyum padanya.

" Ka Adi " lelaki itu menyebutkan namanya sambil tersenyum kepadaku. 

" Oh iya, sampai mana tadi uni? " 

" Ini, kamu paham materi ini? Boleh nggak minta diajarin? Soalnya kita nggak paham sama materi ini " ujar Ka Adi kepadaku tanpa basa-basi.

" Oh boleh ka, tapi Nissa mau dhuha dulu ya sebentar " 

" Siap, ditungguin kok selow aja " 

Selepas dhuha dan berdo'a akupun langsung keluar menemui Uni dan ka Adi yang sedaritadi menunggu diluar masjid. 

" Jadi, ini begini.... yang dimaksud seperti ini, dan menggunakan rumus ini, cara ngerjainnya begini... " tanpa basa-basi, akupun segera menjelaskannya kepada mereka berdua karena waktu istirahat yang hanya tersisa sedikit lagi, sementara aku belum makan sama sekali.

" Makasih ya nissa... " ujar ka Adi dan uni bersamaan.

" Nissa, gimana kalau kita nanti belajar bareng-bareng tiap harinya disini? Kalau aku nggak ngerti, aku bisa nanya ke kamu. Dan kalau kamu nggak ngerti, kamu bisa nanya ke aku atau ke Ka Adi " ujar Uni kepadaku

" Oke Uni, istirahat pertama ya kita jadwalin belajar bareng di masjid selepas dhuha. "

" Kakak nggak diajak? " timpal Ka Adi yang sedaritadi ku cuekin begitu saja.

" Hehe, kalau kakak mau ya... silahkan gabung saja ka " ucapku dengan sedikit tertawa kecil melihat ekspresinya yang menurutku lucu.

" Nissa duluan ya, laper dan haus nih hehe mau ke kantin dulu ya... Assalamu'alaikum "

" Oke oke makasih ya, maaf udah ngerepotin kamu. Wa'alaikumussalam " Ka Adi menutup pembicaraan kita bertiga.

__________________________________________________

Hari-hariku ku jalani seperti biasa, namun kali ini aku jauh lebih fokus dalam belajar dan mempelajari kimia dari tingkat dasar hingga tingkat yang sangat sulit.

Setiap hari aku selalu ke masjid pada jam istirahat pertama untuk menyempatkan sholat dhuha.

Kali ini yang aku lihat di masjid hanyalah Ka Adi. Ka Adi baru saja selesai wudhu dan aku lewat dihadapannya ingin mengambil air wudhu juga.

Ka Adi memberikanku senyum singkat, dan aku seperti biasa, sikapku sangat acuh tak acuh dan cuek terhadapnya, aku menanggapi senyumannya dengan menundukkan kepalaku.

Selepas dhuha, aku dan Ka Adi ternyata meletakkan sepatu bersebelahan, aku segera mengambil sepatuku dan berpindah agak jauh dengannya.

Ka Adi lalu mengajakku berbicara,
Ka Adi adalah kakak kelasku dan sangat ramah sekali orangnya, murah senyum dan baik.

" Nissa, gimana sama persiapan kamu? " ujar Ka Adi yang berusaha membuka pembicaraan diantara kita.

" Alhamdulillah, sejauh ini sih lancar-lancar aja ka " Jawabku yang sama sekali tak melihat wajahnya karena sedang asyik mengikat tali sepatuku.

" Oh iya kalau kamu ada kesulitan, bilang aja ya ke kakak... soalnya tahun lalu kakak juga ikut OSN dan mewakili bidang kimia, sama seperti kamu sekarang, dan kakak juga masih menyimpan soal-soal yang keluar di OSN bidang kimia tahun lalu " dengan sangat baik hati Ka Adi menawarkan bantuan begitu saja tanpa ku pinta sekalipun.

" Hmm... boleh pinjam nggak ka soal-soal latihannya dan buku-buku kimianya? " jawabku singkat, padat, dan jelas.

Begitulah aku,
Aku bukan tipe orang yang mudah akrab dengan seseorang yang sebelumnya sama sekali tidak ku kenal, dan aku adalah tipe perempuan yang sangat cuek terhadap laki-laki yang ku anggap asing dan tak ku kenal sama sekali sebelumnya.

" Boleh kok nissa, besok kakak bawain ya buku-bukunya dan soal-soal latihannya. Semoga bisa membantu kamu dalam memahami soal-soal yang keluar nantinya " Jelas Ka Adi kepadaku.

Aku yang sedaritadi menunduk sambil mengikat tali sepatuku, tanpa sadar aku melepas dan mengikat kembali tali sepatuku berulang-ulang kali hanya karena Ka Adi terus menerus mengajakku bicara.

" Yaudah kakak duluan ya, mau ke kantin hehe "

" Ohh, iya ka.. oke, makasih sebelumnya ya ka "

" Sama-sama nissa " jawab Ka Adi dengan ramah.

" Duh, Ka Adi sadar nggak ya daritadi aku melepas dan mengikat kembali tali sepatuku berulang-ulang kali. Malu banget Ya Allah. "
Ucapku dalam hati

___________________________________________________


Selasa, 30 Juli 2019

UAS Literasi Komputasi


Assalamu'alaikum
Hello Dear Belloved Student
Final Exam is coming closer !
Have you finished all your Assignments?
Are you dare to be an honest student?

Share this flyer to all your UAI's students to remind them about final exam so they can prepared theirself.

Good luck !

Kamis, 18 Agustus 2016

Aku


Aku adalah seorang perempuan biasa
yang sedang berusaha untuk lebih taat kepada Sang Maha Kuasa

Aku seorang perempuan yang sedang berhijrah untuk 
menjadi muslimah yang lebih baik lagi

Maafkan jika dulu aku pernah berbuat salah dan khilaf
sungguh,maafkanlah diriku yang lalu

Aku adalah perempuan biasa-biasa saja
tak mempunyai ilmu yang banyak
tak pandai pun tak cerdas

namun aku selalu berusaha untuk selalu
menasehati teman serta sahabatku

memotivasi mereka serta mengajak mereka 
ke jalan yang lurus 
itulah apa yang ku inginkan.

bersama-sama dengan teman dan sahabat 
di jannahNya itulah yang ku impikan

karna taat bukan milikku seorang,
semua orang harus mempunyai ketaatan kepada Rabbnya

" kadang 1000 fatwa ulama tidak mempan menasehati seseorang
tapi dia bisa tersentuh tatkala mendengar nasehat darimu
teruslah mendakwahi teman serta kerabatmu
bisa jadi lewat lisanmu hidayah itu datang "




Senin, 04 Juli 2016

Alasan Mengapa Saya Suka Menulis

Menulis dapat meningkatkan daya kreativitas
Meningkatkan imajinasi
Meningkatkan Kosa Kata 
Menambah pembendaharaan kata
Menenangkan fikiran dan hati
Salah satu cara untuk meluapkan segala rasa
Mengajarkan untuk lebih sopan dalam menggunakan sebuah kata
Abadi dan bisa menginspirasi
Tulisan yang baik dapat membawamu ke syurga
Meskipun kau telah tiada,tulisanmu akan selalu dibaca dan dikenang
Salah satu inspirasi seseorang untuk menjadi pribadi lebih baik
Salah satu nasehat yang tak dapat dilupakan
Membuat fikiran dan otak menjadi lebih aktif dan dewasa
Salah satu pintu rezeki
Menghilangkan rasa bosan
Dan Berbagai Hal Lainnya



Jumat, 06 Mei 2016

Wilayah Republik Indonesia

Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki banyak pulau,provinsi,wilayah,dan desa. Dari sekian banyaknya desa yang terdapat di Negara Kesatuan Republik Indonesia,saya tinggal di Desa Karang Anyar,Kecamatan Karang Bahagia,tepatnya di Kampung Pulo Pisang.
Kampung Pulo Pisang,sebuah kampung yang tidak begitu luas wilayahnya. Kampung yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi dan adat-istiadat nenek moyang terdahulu. Penduduknya sangat ramah pada sesama,selalu tolong-menolong terhadap tetangga,gotong-royong yang kuat terhadap sesama.

Jika kalian memasuki wilayah Kampung Pulo Pisang,kalian akan disajikan dengan pemandangan alam yang masih sangat alami. Ya,di Kampung Pulo Pisang masih banyak sekali lahan persawahan,Jika kalian berkunjung pada pagi hari,kalian akan disajikan udara bersih penuh dengan embun yang menyejukkan jiwa. Jika kalian berkunjung pada sore hari,kalian akan disajikan semilir angin yang menyejukkan dari lahan persawahan.

Pada malam hari,Kampung Pulo Pisang sangatlah sunyi nan sepi. Jarang sekali warga yang keluar rumah,karena warga di Kampung Pulo Pisang tepatnya pada daerah yang saya tempati, masih sangat mempercayai mitos-mitos mistis serta meyakininya.

Jika kalian ingin berkunjung ke Kampung Pulo Pisang,sebaiknya kalian berkunjung sebelum jam 18:00. Karena tidak ada angkutan umum ( angkot ) yang sampai ke Kampung Pulo Pisang jika sudah lewat dari jam tersebut. Mengapa? Karena supir angkutan umum ( angkot ) hanya diperbolehkan mengangkut penumpang sampai jam yang ditentukan,selanjutnya jika kalian ingin sampai pada tujuan kalian,kalian bisa menggunakan jasa tukang ojek.

Di Kampung Pulo Pisang banyak sekali sarana dan prasarana. Jika kalian berkunjung ke Kampung Pulo Pisang,kalian akan melihat Sekolah Dasar Negeri. Karang Anyar 02 , Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Karang Bahagia , Kecamatan Karang Bahagia , Kantor UPTD , PAUD Amanah , Mts. Tarbiyatul Assas , Klinik Sabrina , Bidan , Kantor Polisi , serta Tempat Pemakaman Umum.

Kini,di Kampung Pulo Pisang sudah banyak didirikan perumahan-perumahan untuk para pendatang ataupun penduduk sekitar yang ingin pindah. Dengan dibangunnya perumahan-perumahan tersebut,maka lahan persawahan pun kini mulai sedikit dan mulai menyempit. Oleh sebab itu,para petani banyak yang harus berhenti dari pekerjaannya serta harus bersusah payah mencari nafkah bagi keluarganya. Karena itu,tak heran jika di Kampung Pulo Pisang banyak sekali wirausaha serta yang pergi keluar daerah untuk bekerja di Pabrik-Pabrik Swasta.




Nama: Zakiyyatush Sholihah
Kelas : XI.IPA 3
Motto: Kejujuran adalah kunci dari ketenangan serta kebahagiaan. Pegang erat kejujuran,maka hidupmu akan tenang dan bahagia. Serta jagalah kepercayaan seseorang,jangan sampai kau hancurkan.

Senin, 28 Desember 2015

Proud To Be Jomblo


Jomblo.
Seorang jomblo biasanya dianggap gak laku atau bahkan sering dicemooh bahwa ia tidak normal.

Tidak !
Semua opini itu salah ! Seorang jomblo,lebih tepatnya seseorang yang lebih memilih hidup sendiri tanpa seorang kekasih itu bukan berarti ia tidak laku.

Ia hanya berusaha menahan syahwatnya (nafsu) agar ia tidak terjerumus dalam ikatan yang tidak sah dan agar tidak terjerumus dalam kemaksiatan.

Seorang jomblo bukan berarti ia tidak normal karna ia betah berlama-lama sendirian tanpa seorang kekasih. Ia normal dan tingkat kenormalannya melampaui batas seseorang yang sudah mempunyai kekasih namun orang tersebut terikat dalam ikatan yang tidak sah.

" Heh ! Lo dulu juga pernah pacaran ! Gak usah sok alim lo ! "

Iya,dulu saya memang pernah berpacaran atau lebih formalnya menjalin ikatan yang tidak sah. Itu DULU dimasa kejahiliyahan saya,dimasa kebodohan saya. Dan saya tidak ingin berada dimasa itu (lagi)

Dan janganlah menghakimi seseorang yang ingin berubah menjadi lebih baik lagi hanya karna latar belakang masa lalu orang tersebut.

Saya pribadi,sadar akan kejahiliyahan saya dengan pemahaman ilmu agama yang sangat cetek saat itu saya menjalin ikatan yang tidak sah dan dengan lelaki yang tidak sah pula.

Dan saya pribadi menyesali itu semua,dengan bekal ilmu agama yang semakin meningkat ini saya akan semakin berhati-hati dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Jomblo...
Kau maupun kalian semua saudara/saudari seagama maupun tidak seagama dengan saya. Berbangga hatilah untuk menyandang status Kejombloan mu.

Jangan berkecil hati atas omongan-omongan orang-orang yang berada disekitarmu itu,biarlah dan janganlah kau membalas kritikan tajam mereka. Senyumilah mereka,sesungguhnya mereka berada dalam penyesalan kelak.

Jomblo bukanlah status yang memalukan,jomblo bukanlah status yang merendahkan dirimu.

Justru karna status keJombloan mu itu,derajatmu lebih tinggi dimataNya daripada seseorang yang mempunyai kekasih dalam ikatan yang tidak sah.

Seorang jomblo bukan berarti ia tidak laku.

Hanya saja,ia berada dalam etalase teratas yang sulit diraih oleh orang-orang. Hanya orang tertentu saja yang dapat meraihnya.
Ia mahal,harganya sangatlah mahal. Sehingga ia tidak bisa dibeli oleh sembarang orang. Hanya orang yang kaya raya saja yang bisa membelinya (re: Kaya akan pengetahuan agamanya,kaya akan imannya,kaya akan akhlak baiknya,kaya akan ketaqwaannya )

Bahkan seorang konglomerat,yang mempunyai mobil mewah dan memiliki rumah bak istana yang megah. Tidak dapat membelinya.

Jomblo bukan berarti ia tidak normal.

Ia normal,ia menahan syahwatnya (nafsunya) agar tidak menjerumuskannya kedalam panasnya api neraka.

Daging babi yang dengan jelas dikatakan HARAM,kau hindarkan dan tidak kau makan
Lalu kenapa Pacaran yang jelas-jelas haram terus dilanjutkan dan tidak dihindarkan?

Disini saya bukan menyindir kalian yang mempunyai kekasih,saya hanya berusaha mengeluarkan kalian dari masa kejahiliyahan.

Buat para perempuan,janganlah kemakan dengan rayuan dan omongan manis para lelaki.

Lelaki sejati itu bukan ia yang mencintaimu lalu ia memacari dirimu. Lelaki sejati itu yang dengan gagah berani mengetuk pintu rumah mu untuk bertemu orangtuamu dengan tujuan menghalalkanmu.

Lelaki sejati itu bukan ia yang dengan bangga menggenggam tanganmu didepan umum. Tapi lelaki sejati itu yang hanya menggenggam tangan wali dan penghulu untuk segera menghalalkanmu.

Lelaki sejati itu bukan ia yang bersedia mengantarkanmu kemanapun,tetapi ia yang bersedia menjadi imam mu untuk mengantarmu ke syurga bersamanya.

Lelaki sejati itu bukan ia yang bibirnya selalu merayu dan mengucapkan kata-kata indah padamu,tetapi ia yang mengeluarkan dari bibirnya ayat per ayat dari Al-Qur'an untuk membimbingmu kelak.

So,berbangga hatilah dengan status keJombloanmu :) yang terbaik pasti akan datang dengan RidhoNya :)

Prioritaskan yang lebih utama,lajang tapi produktif itu lebih baik dari berpasangan tapi saling menghambat :)